KESEHATAN REPRODUKSI

SEX DAN GENDER

APAKAH SEX ITU ?

SEX atau Jenis Kelamin
Merupakan karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seorang laki-laki atau perempuan.
Contoh :
Laki-laki     : memiliki penis, testis dan memproduksi sperma.
Perempuan    : memiliki vagina, rahim, melahirkan dan menyusui.

Alat-alat tersebut berlaku untuk jangka waktu selamanya, dimana saja dan secara fungsi tidak dapat dipertukarkan.

APAKAH GENDER ITU ?

GENDER
Secara mendasar konsep gender berbeda dengan sex.
Konsep Gender merupakan sifat yang melekat pada kaum laki-laki atau perempuan yang dikonstruksikan secara sosial maupun cultural, atau ada pula yang mengartikan sebagai pembagian peran serta tanggung jawab baik laki-laki maupun perempuan yang ditetapkan masyarakat maupun budaya.

Contoh stigma karakteristik yang berlawanan antara laki-laki dengan perempuan :
Laki-laki     Maskulin        Perempuan     Feminin
                 Rational                             Emosional
                 Tegas                                Fleksibel
                 Agresif                              Pasif
                 Objektif                            Subjektif
                 Kasar                                Lembut

Padahal sebenarnya karakteristik tersebut dapat berubah dan dapat dipertukarkan, artinya perempuan bisa memiliki sifat maskulin dan tegas, begitu pula sebaliknya laki-laki bisa memiliki sifat feminin dan lembut.

Perbedaan yang mendasar antara SEX dan GENDER

SEX                                                         GENDER
1.    Tidak bisa berubah                            1.    Bisa berubah
2.    Tidak bisa dipertukarkan                    2.    Bisa dipertukarkan
3.    Berlaku sepanjang masa                      3.    Bergantung masa
4.    Berlaku dimana saja                           4.    Bergantung budaya masing-masing
5.    Berlaku bagi siapa saja                       5.    Berbeda antara satu golongan dengan
6.    Ditentukan oleh Tuhan atau Kodrati.          golongan yang lain 
                                                              6.    Dibentuk dan dibuat oleh masyarakat.

APAKAH KETIDAKADILAN GENDER ITU ?

Ketidakadilan Gender
Adalah berbagai tindak ketidakadilan atau diskriminasi yang bersumber pada keyakinan gender.

Bentuk Ketidakadilan Gender :
Marginalisasi     : Peminggiran / pemiskinan ekonomi
Subordinasi       : Anggapan / perlakuan bahwa perempuan tidak penting/nomor dua.
Stereotipe        : Pelabelan / stigma
Violence          : Kekerasan
Diskriminasi     : Pembedaan    
Multi Berden    : Beban kerja lebih panjang dan banyak.

Bentuk-bentuk ketidakadilan gender tersebut tidak dapat dipisahkan karena satu sama lain saling berkaitan dan saling mempengaruhi.

APAKAH  KEBUTUHAN PRAKTIS GENDER ITU ?

Kebutuhan Praktis Gender
Adalah Kebutuhan yang berhubungan untuk memenuhi kebutuhan praktis supaya seseorang dapat menjalankan fungsinya sesuai dengan tugas dan peran gendernya.
Kebutuhan praktis gender juga merupakan respon untuk lebih mendekatkan pada kebutuhan yang lebih spesifik.
Kebutuhan praktis gender biasanya diformulasikan dari kondisi nayata pengalaman perempuan dan untuk kelangsungan hidup manusia.

APAKAH  KEBUTUHAN STRATEGIS GENDER ITU ?

Kebutuhan Strategis Gender
Adalah Kebutuhan yang muncul berawal dari posisi subordinate perempuan yang tidak menguntungkan dalam masyarakat.
Kebutuhan strategis berkaitan dengan peningkatan posisi perempuan yang memerlukan waktu lama untuk mewujudkannya.
Kebutuhan strategis gender juga mempersoalkan peran subordinat perempuan tersebut dan akibatnya terhadap ketidakadilan atau diskriminasi gender.
Kebutuhan strategis gender berkaitan dengan pembagian kerja, kekuasaan dan kontrol.

Perbedaan kebutuhan praktis dan strategis gender dapat diringkas sebagai berikut :

KEBUTUHAN PRAKTIS                           KEBUTUHAN STRATEGIS
1. Fokus pada perempuan                       1. Fokus pada relasi gender misalnya
2. Memenuhi kebutuhan dasar                     hubungan perempuan dan laki-laki.
    pada saat ini (jangka pendek)             2. Ditujukan untuk meningkatkan posisi
3. Ditujukan untuk meningkatkan                 perempuan (jangka panjang)
    kondisi perempuan                            3. Ditujukan untuk meningkatkan posisi
4. Ditujukan pada kondisi perempuan          perempuan
    di kelompok tertentu                         4. Ditujukan pada possisi perempuan
5. Memampukan                                        dalam kategori relative terhadap laki-laki
                                                           5. Memberdayakan

Selama ini perempuan sendiri sulit mengidentifikasikan kebutuhan strategis gender mereka. Bahkan pada saat perempuan tahu alternative pemecahan untuk mencapai perubahan tersebut, tetapi kebutuhan praktis dan mempertahankan hidup selalu menjadi prioritas utama.  

Sebenarnya jika diberi kesempatan yang cocok, maka perempuan biasanya dapat menjelaskan situasi, kondisi dan posisi mereka yang sesungguhnya. Kebutuhan strategis ini biasanya akan muncul dengan cepat dalam pertemuan informal.

ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI

APAKAH  FUNGSI  REPRODUKSI ?

Reproduksi merupakan kemampuan seseorang yang berfungsi untuk berketurunan sebagai bagian dari upaya pelestarian kehidupan manusia sesuai dengan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Untuk tujuan mulia itu manusia diberi alat-alat reproduksi.

BAGAIMANAKAH ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI PADA PRIA ?

Alat reproduksi pria terdiri atas bagian dalam maupun bagian luar. Alat reproduksi bagian luar terdiri atas : (1). Buah zakar (Penis) dan (2). Skrotum (Kantung buah pelir). Sedangkan alat  reproduksi bagian dalam terdiri atas : (3). Sepasang Buah Pelir (Testis), (4). Saluran  reproduksi  (Vas Deferens),   (5).  Kelenjar kelamin, (6). Saluran kemih penis (Uretra Penis). Uretra Penis merupakan saluran kemih sekaligus saluran ejakulasi berupa muara terusan dari Saluran Reproduksi (Vas Deferens), (7). Kandung Kemih (Vesika Urinaria), Kandung Mani (Vesika Seminalis). Pertemuan muara saluran tersebut tepat pada sekitar daerah Kelenjar Postrat. Buah pelir (Biji kemaluan) ini berfungsi untuk mengha¬silkan sel kelamin pria (sperma) dan hormon testosteron. Kelenjar kelamin menghasilkan getah kelamin. Sperma dan getah kelamin tersebut dinamakan Air Mani yang disimpan dalam kan¬tung mani dan dipancarkan keluar melalui uretra penis (saluran kemih di penis).

BAGAIMANAKAH ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI PADA WANITA?

Alat dan fungsi reproduksi wanita terdiri atas bagian dalam dan bagian luar. Alat reproduksi bagian luar terdiri atas : (1). Celah Luar (Vulva), (2). Sepasang Bibir Besar (Labium Mayora) dan (3). Bibir Kecil (Labium Minora) yang terdapat disebelah kanan kiri Vulva. Di sebelah dalam dari Vulva terdapat (4). Kelentit (Clito¬ris), semacam Penis pada pria yang tumbuh mengecil, namun sangat peka karena penuh urat syaraf. Ke Vulva  ini  bermuara  dua  saluran,  yaitu  (5). Saluran  Kemih  dan (6). Liang Senggama (Vagina). Didalam vagina (tepatnya dimulut vagina) terdapat adanya (7). Selaput dara (Hymen). Alat reproduksi bagian dalam   terdiri  atas: (8). Sepasang Indung Telur (Ovarium), (9). Sepasang Saluran Reproduksi (Tuba Fallopi), serta (10). Rahim (Uterus). Di dalam Ovarium terdapat gelembung folikel penghasil  sel telur (ovum). Setiap bulan, salah satu (kadang lebih) ovum akan masak dan diovulasikan keluar menuju ke Tuba Fallopi. Buah dada juga disebut alat reproduksi, karena disiapkan untuk menyusui bayi hasil kelahiran. Keseluruhan alat reproduksi, termasuk buah dada, dan daerah-raerah sekitarnya sangat sensitif dan mudah dirangsang. Kadang disebut daerah erotik.

BAGAIMANA PROSES KEHAMILAN PADA WANITA?

Remaja putri yang telah menstruasi, berarti telah mampu bere¬produksi. Pada saat senggama, Walau hanya satu laki-laki memasukkan sperma ke saluran reproduksi wanita melalui rahim terus ke Tuba Fallopi. Bila dalam Tuba Fallopi ada ovum, maka sebuah spermatozoa bergabung dengan ovum tersebut dan terjadilah pembuahan membentuk Zigot satu sel. Zigot akan berjalan ke arah rahim sambil membelah terus menerus. Setiba di rahim kurang lebih satu minggu, ovum akan membenamkan diri  ke bawah permukaan rahim bagian atas. Selan¬jutnya pembelahan diri dan pertumbuhan ovum berkelanjutan dengan terbentuknya embrio (bakal fetus/janin) yang akhirnya tumbuh menjadi fetus (janin) lengkap. Janin dihubungkan dengan saluran plasenta di rahim dinding atas. Janin akan terus tumbuh dan berkembang. Menginjak usia kandungan sekitar  9 bulan 10 hari, bayi siap lahir.

PACARAN YANG AMAN DAN SEHAT

APAKAH PACARAN ITU ?

Pacaran adalah persahabatan pria  dan  wanita  yang  didasari  oleh rasa cinta  yang   berkelanjutan sampai ingin menjalin hubungan suami istri.

BAGAIMANAKAH PACARAN YANG AMAN DAN SEHAT ?

Dari sisi agama, pacaran yang aman dan sehat adalah pacaran yang tidak melanggar kaidah agama, tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan syahwat atau keinginan melakukan senggama.
Dari sudut kehidupan remaja, pacaran yang aman dan sehat adalah pacaran yang tidak menimbulkan akibat merugikan masa kini dan masa depan remaja, termasuk: menjadi hamil dan tertular penyakit. Oleh karenanya, pacaran paling burukpun masih bisa dimengerti asalkan  tidak melakukan senggama.

BAGAIMANAKAH SIKAP REMAJA LAKI-LAKI DAN REMAJA PEREMPUAN BILAMANA BERPACARAN ?

Untuk mencegah terjadinya ‘kecelakaan’ disarankan agar para remaja, khususnya remaja putri, untuk menjaga jangan sampai terhanyut akibat daerah-daerah erotis dirangsang terus.. Bersikap keras pada pacar kalau mulai merangsang daerah erotis sangat disarankan. Menghindari bepergian ke tempat yang gelap, terpisah, juga dianjurkan.

Keperawanan, dalam arti selaput perawan (hymen) yang terletak di mulut vagina yang masih utuh, dari segi keseatan reproduksi, sebenarnya tidak terlalu penting. Namun dalam masyarakat kata keperawanan merupakan tanda kesucian wanita (yang kadang tidak adil dengan pria). Jadi layak dijaga pula untuk kesejahteraan kehidupan keluarga kelak.

Layak bila remaja perempuan harus lebih berhati-hati dalam berpacaran. Remaja laki-laki wajib menjaga kesucian pacarnya.  Pacaran menjadi salah sama sekali apabila tujuannya hanya untuk pemuasan nafsu syahwat. Atau sekedar gagah-gagahan, untuk menyombongkan diri. Antara lain dengan melakukan senggama sekedar untuk menunjukkan kelaki-lakian seseorang.

APAKAH SENGGAMA ITU?

Senggama disebut pula hubungan seksual, kadang hanya seks. Disebut pula penetrasi atau penembusan. Senggama merupakan kegiatan terpuji yang hanya boleh dilakukan oleh sepasang suami-istri yang sah yang saling mencintai, dalam rangka melanjutkan keturunan. Tujuannya jelas, ialah upaya melestarikan manusia di bumi. Oleh karena itu, Allah memberikan kenikmatan bagi mereka yang melakukan senggama dalam tujuan tersebut.

Senggama menjadi kehilangan arti mulia, kemudian berubah menjadi dosa, manakala dilakukan hanya untuk mencari kenikmatan sesaat, lebih-lebih bila tidak disertai rasa cinta di antara keduanya.

Senggama dilakukan dengan memasukkan penis ke dalam vagina wanita. Proses penetrasi (penembusan) ini menjadi mudah dan dinikmati kedua pihak, apabila sebelumnya para pelaku senggama saling merangsang daerah erotis (ialah alat reproduksi dan sekitarnya, buah dada wanita dan bagian badan lain), sehingga penis sangat tegang dan mengeluarkan cairan, sedang vagina membengkak dan basah oleh cairan vagina.  Seperti dijelaskan di atas, senggama menjadi jauh lebih nikmat bila didasari atas rasa cinta di antara keduanya. Senggama yang pertama kali dialami seorang wanita, ketika penis dimasukkan ke vagina, maka pecahlah selaput perawan yang ada dimulut vagina.

Patut untuk diketahui, bahwa selain senggama normal, di mana penis dimasukkan ke dalam vagina, ada pula senggama tidak normal, termasuk senggama oral (penis dimasukkan kedalam mulut) dan senggama anal (penis dimasukkan ke dalam dubur). Kedua cara senggama ini selain menyalahi fitrah kemanusiaan, juga sangat berbahaya karena lebih mudah menularkan berbagai penyakit, khususnya Penyakit Menular Seksual. Di antara dua orang laki-laki dapat dilakukan senggama tidak normal tersebut. Juga di antara dua wanita dapat dilakukan ‘pacaran tidak normal’, dalam arti saling merangsang alat reproduksi masing-masing untuk kepuasan bersama. Kegiatan-kegiatan tersebut jelas bertentangan dengan fitrah manusia

BAGAIMANAKAH KONDOM DAPAT MENCEGAH KEHAMILAN ?

Penggunaan kondom harus dipandang secara arif, Kondom hanyalah suatu alat untuk tujuan tertentu. Berfungsi mencegah bersatunya sperma dengan sel telur saat persenggamaan untuk kepentingan pengaturan kehamilan bagi kesejahteraan keluarga. Bila salah satu sedang menderita sakit, misalnya Penyakit Hubungan Seksual, Hepatitis atau AIDS, penggunaan kondom di antara suami istri dianjurkan, agar penyakit yang diderita salah satu dari mereka tidak menular kepada yang lain.

BAGAIMANA TINDAKAN  REMAJA AGAR TIDAK TERJERUMUS DALAM DOSA SENGGAMA ?

Tindakan remaja yang paling penting ialah sikap keras dan pengendalian diri yang teguh untuk menjaga perilaku kita dari risiko-risiko yang bisa merusak masa depan.  Perlu dicamkan benar-benar oleh para remaja adalah, bahwa senggama sebelum nikah adalah perbuatan zina dan berdosa besar. Untuk tidak mendekati zina senggama, apalagi sampai melakukan senggama. Pacaran yang terlalu bebas akan dapat menjerumuskan para remaja dengan persenggamaan. Serta untuk menghindari menjadi hamil atau menghamili remaja perempuan lain.Pengendalian diri ini harus dilakukan berdua. Bila salah satu pihak (acapkali remaja laki-laki) agak lupa diri, maka pihak yang lain (terutama remaja putri) harus mampu mengingatkan. Kalau perlu secara keras dan tegas menolaknya.

KEHAMILAN DINI DAN ABORSI

APAKAH KEHAMILAN DINI ITU ?

Kehamilan dini adalah kehamilan yang terjadi terlalu dini pada remaja, di mana belum adanya kesiapan fisik, mental, dan sosial untuk mengandung dan melahir¬kan bayi. Kehamilan dini secara sosial terjadi akibat zina pada remaja yang belum menikah.

BAGAIMANA AKIBAT KEHAMILAN DINI BAGI REMAJA ?

Kehamilan dini di kalangan remaja, mengandung beberapa risiko negatif. Secara fisik, si ibu sendiri masih dalam taraf per¬tumbuhan. Perkembangan alat dan fungsi reproduksi masih belum sempurna.  Organ – organnya  masih  sangat muda dan belum siap benar untuk hamil dan melahirkan bayi, serta merawatnya sesudah persalinan, termasuk penyusuan. Kehamilan pada usia ini, dapat menyebabkan  cacat atau ketidaksempurnaan pada janin yang dikandungnya. Atau bayi menjadi kurang gizi dan mudah sakit. Kondisi kesehatan ibu muda juga sangat rentan terhadap berbagai penyakit yang akan mengganggu tumbuh-kembangnya sendiri.

Secara psikologis, kehamilan dini menimbulkan rasa malu remaja yang hamil dan semua anggota keluarganya. Walau bayinya suci, namun kedua orang tuanya menanggung dosa.  Harus dipahami, kehamilan dini menghancurkan keseluruhan cita-cita remaja. Apapun cita-citanya, semampu apapun  remaja dapat merealisasikannya, karena kehamilan semuanya jadi luluh lantak. Pendidikan terhenti. Sementara atau selamanya. Kehebatan semasa belum hamil hilang begitu saja. Yang tersisa hanyalah sesal dan kekecewaan.


BAGAIMANAKAH  KEHAMILAN  DINI  DAPAT  MENDORONG TERJADINYA ABORSI?

Bila rasa malu atas kehamilan bayi yang dikandungnya, karena teka¬nan mental maupun sosial, atau karena berpikir tentang pengembalian cita-cita lama yang bisa rusak karena kehamilan, maka beberapa remaja melakukan aborsi. Pada umumnya secara gelap (ilegal) dengan bantuan dukun atau bidan atau dokter. Karena dalam keadaan ini, aborsi ilegal tidak diperbolehkan

APA RISIKO MELAKUKAN ABORSI PADA KEHAMILAN DINI ?

Bahaya aborsi ialah kematian ibu muda. Paling tidak kandungan bisa rusak sehingga kemungkinan  tidak  dapat  hamil  lagi.  Bahaya  ini  menjadi  lebih  besar bila aborsi dilakukan  secara  sembrono  oleh  dukun , mantri atau orang lain, dan bukan dokter kebidanan.


APA TINDAKAN REMAJA AGAR TIDAK TERJERUMUS DALAM KEHAMILAN DINI MAUPUN ABORSI ?

Yang paling penting ialah pengendalian diri agar tidak melakukan senggama sebelum nikah. Penjagaan diri agar tidak terjerumus ke dalam situasi yang mendorong terjadinya senggama sangat dianjurkan. Sehingga kehamilan dini dapat dihindarkan. Aborsi ilegal dan segala akibatnya juga dapat dihindarkan.

INFEKSI MENULAR SEKSUAL ( IMS )

APAKAH JENIS-JENIS INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) YANG UMUM TERJADI DI INDONESIA?

1. GO (GONOROE)  ATAU KENCING NANAH

Penyebab: kuman gonokokus.
Masa tunas: 1-5 hari.
Tanda/gejala:  – Mulai rasa gatal pada penis,
                       – keluar nanah, akhirnya penis bisa hancur.
Pada wanita sering tanpa gejala. Bila gawat, radang kelenjar di Labia Mayor.
Bayi lahir bisa buta bila ketularan.
Pengobatan: penisilin dan antibiotika lain, bisa sembuh dengan sempurna.

2.  SIFILIS (RAJA SINGA)
Penyebab: Treponema pallidum
Masa tunas: 2-4 minggu
    Tanda/gejala:  tahap-1 : luka di kemaluan, hilang dalam beberapa hari
                           tahap-2 : demam, sakit kelenjar    
                           tahap-3 : (beberapa tahun) benjolan di kulit, pelunakan tulang, kerusakan syaraf dan otot (jalan seperti ayam jantan).
Pengobatan: penisilin dan antibiotika lain; pengobatan dini berhasil baik, bila  
terlambat, tak bisa sembuh.

3.  AIDS : dibahas dalam Modul 5 di bawah ini.


4. Infeksi Menular Seksual (IMS) Lain (umumnya tidak terlalu berbahaya).

*  Ulkus Molle: disebabkan kuman hemofilus,  banyak  benjolan merah  dan sakit  di sekitar kemaluan.
*  Limfogranuloma Venereum: disebabkan virus, berupa benjolan kecil di sekitar kemaluan, mudah pecah, mudah menyebar ke mana-mana.
*  Herpes Genitalis: disebabkan Virus Herpes, berupa gelembung berair di sekitar kemaluan, mudah ditulari penyakit lain yang bisa menjadi berbahaya.
*  Kondiloma Akuminata : disebabkan virus, menimbulkan banyak kutil di  sekitar kemaluan.
*  Kandidiasis genetalis : disebabkan oleh jamur Candida albicans pada alat
    kelamin
*  Trikomoniasis : disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis dan menyerang   
    saluran kemih.

BAGAIMANA REMAJA DAPAT MENCEGAH DIRI DARI INFEKSI MENULAR  SEKSUAL  (IMS) ?

Bagi sebagian besar remaja yang belum menikah, hanya ada satu cara ialah: MENGHINDARI SENGGAMA. Dimulai dengan menghindari suasana dan tindakan yang menjurus ke arah terjadinya senggama. Sebab walaupun tidak terjadi senggama secara penuh, asal cairan kelamin yang tertular PHS dari salah satu fihak berpindah ke pihak yang lain, penularan PHS dapat terjadi. Oleh karena itu, janganlah sekali-kali melakukan zina senggama. Bila sudah kawin berlaku SETIA, ialah hanya bersenggama dengan satu pasangan saja, istri atau suami saja.

Bagi yang sudah menikah namun nekat melakukan senggama di luar nikah, atau remaja ‘rusak’ yang terlanjur mencoba dan masih terus melakukan senggama sebelum menikah, KONDOM dapat membantu mencegah penularan PHS pada diri orang masing-masing

Namun yang lebih penting KONDOM dapat mencegah penularan PHS kepada istri dari laki-laki yang senang bersenggama dengan orang lain, dan kepada calon istri dari remaja yang mulai bersenggama tadi. Dalam kerangka ini pula, KONDOM dapat dipergunakan oleh pasangan suami istri atas persetujuan bersama, bila salah satu diketahui mengidap PHS.  Juga AIDS dan Hepatitis.

KELUARGA BERENCANA :

APA MAKNA KELUARGA BERENCANA (KB) ?

Keluarga Berencana (KB) ialah  ikhtiar manusia untuk mengatur keluarga, agar keluarga  masing-masing bahagia dan sejahtera, di dunia dan di akherat kelak, yang diridloi Tuhan Yang Maha Esa. Sesuai dengan tugas dan kewajiban manusia menurut agama masing-masing. Semua usaha menuju tercapainya keluarga bahagia sejahtera, sebenarnya termasuk ke dalam KB. Sesuai dengan makna KB, maka semakin dini KB, akan semakin baik. Semakin dini KB dilaksanakan, akan semakin nyata manfaatnya.

APAKAH KAIDAH PELAKSANAAN KB ?
Pengaturan keluarga dititikberatkan  dengan cara menentukan kapan suatu keluarga siap mempunyai anak pertama. Berarti kapan seorang ibu siap untuk hamil.  Seorang wanita siap hamil hanya manakala ia sudah dewasa.

Dalam arti biologis: alat-alat tubuhnya sudah cukup matang untuk hamil, melahir-
kan dan menyusui bayinya.  
Dalam arti ekonomi : keluarga cukup mempunyai sumber untuk memelihara ibu hamil dan bayinya kelak.
Dalam arti psikologis: kejiwaan wanita siap menjadi ibu, dan kejiwaan laki-laki untuk menjadi ayah.
Yang terpenting, dalam arti sosial – moral : sesudah pernikahan. Kesiapan tersebut pada umumnya terjadi pada umur 20 tahun atau lebih. Saat layak untuk suatu pernikahan.

Selanjutnya ialah jarak antara 2 anak, dengan memperhatikan kesanggupan ibu untuk hamil lagi, melahirkan lagi, sesudah pulih dari kehamilan anak pertama. Juga kesanggupan keluarga memelihara 2 anak sekaligus. Disarankan jarak 2 anak hendaknya 3 tahun atau lebih.

Selanjutnya kapan seorang wanita seyogyanya berhenti hamil lagi, karena alat-alat tubuhnya terlalu tua untuk melaksanakan tugas reproduksinya. Disarankan kehamilan terakhir hendaknya terjadi sebelum seorang wanita berusia 35 tahun.

APA SAJA MACAM TEKNIK KB ?
Teknik KB bermacam-macam, dikelompokkan sebagai berikut :
•    Pencegahan bersatunya sperma dengan telur.
       – berpuasa (abstinence)
       – penggunaan kondom (tunjukkan !)
            – pengeluaran sperma di luar vagina.

•    Pencegahan pembuahan saat sperma dan telur bersatu :
       – penggunaan alat KB dalam rahim (AKDR atau IUD : tunjukkan !)

•    Pencegahan  pematangan telur pada wanita :
            – KB hormonal : Pil KB (tunjukkan !)
                                       Suntik KB
                                       Susuk KB.

•    Penutupan saluran pengeluaran sperma / telur (sterilisasi).
            – Pada pria : Vasektomi, ialah menutup saluran reproduksi ; Vas Deferens.
            – Pada wanita : Tubektomi, ialah menutup saluran reproduksi ; Tuba Falopii.
            (tunjukkan dengan gambar dalam Topik I Modul ini !).
         
Pemilihan teknik KB yang cocok untuk tiap keluarga ditentukan oleh kondisi keluarga masing-masing. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau petugas kesehatan lain.

APA REMAJA (PRA NIKAH) BOLEH BER-KB ?

Semua orang, termasuk remaja (pra nikah) harus memahami KB secara menda-lam dan menyeluruh, sehingga setiap saat siap menghadapi berbagai kemungkinan yang ada.

Bila pengertian KB sebagai upaya untuk mengatur keluarga, maka sejak masih anak-anak, apalagi sudah remaja, hendaknya sudah melaksanakan kaidah KB, ialah mencegah diri untuk tidak hamil (atau menghamili gadis bagi remaja laki-laki), sampai dewasa, dalam arti biologis, sosial dan psikologis. Pada umur 20 tahun atau lebih. Teknik KB yang dipilih tentu saja teknik tanpa penetrasi seks, ialah abstinence atau puasa.

Bagi remaja yang melakukan zina pra nikah, dapat saja disarankan penggunaan kondom untuk mencegah kehamilan atau kelahiran bayi yang menjadi korban zina remaja yang tidak bertanggungjawab. Namun harap diingat, bahwa Zina pra nikah adalah dosa besar yang jelas akan mendapat siksa dari Tuhan. Mendekati zina saja sudah merupakan dosa besar, apalagi sampai melakukannya. Yang lebih fatal lagi, bila kehamilan tidak dapat dicegah, dapat mendorong munculnya aborsi ilegal, yang hakekatnya adalah pembunuhan bayi.

Pos ini dipublikasikan di MATERI. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s