MASALAH KESEHATAN LAIN

Hepatitis – B

APAKAH HEPATITIS-B ITU ?
Hepatitis-B merupkan jenis penyakit  yang disebabkan oleh sejenis virus,  yang memiliki karakter mirip dengan HIV penyebab AIDS. Disebut juga sebagai penyakit peradangan hati yang berbahaya dan  dapat berkembang menjadi penyakit kronis serta menjadi salah satu penyebab timbulnya kanker hati dan sirosis (matinya sel-sel hati).
Awalnya, penyakit ini menunjukkan gejala  ringan serupa flu : tubuh lemas, cepat lelah, demam, sampai pada gejala berat , seperti : muntah-muntah, demam sangat tinggi dan kemudian  warna kulit menjadi kekuning-kuningan.
Pada keadaan berat terdapat gejala-gejala menurunnya fungsi hati, yang bisa berakhir dengan kanker, atau bila ‘sembuh’, sel-sel hati mati dan menjadi sirosis, yang bila meluas menyebabkan gangguan penurunan fungsi hati, seperti: edema, perdarahan lambung, dll.
Selain  Hepatitis-B  berkembang pula jenis baru Hepatitis-C dan Hepatitis-D yang     memiliki tingkat kegawatan lebih tinggi daripadi Hepatitis-B.

BAGAIMANAKAH PROSES PENULARAN HEPATITIS-B ?
Penularan Virus Hepatitis-B terjadi persis sama dengan penularan HIV, ialah berupa penularan langsung melalui darah atau produk-produk darah, mencakup:
      Senggama
    Transfusi darah dan penggunaan alat kedokteran yang kurang bersih.
    dari ibu hamil kepada janin yang dikandungnya.
Yang patut diwaspadai ialah kegemaran suntik di kalangan masyarakat Indonesia.

BAGAIMANAKAH CARA PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN HEPATITIS-B?
Hepatitis-B dapat dicegah dengan vaksinasi. Dengan cara ini, tubuh akan menghasilkan zat anti terhadap Hepatitis B yang disebut Anti HBs. Tidak semua orang perlu divaksinasi. Seseo¬rang yang telah terlanjur terkena Virus Hepatitis B atau yang secara alamiah telah memiliki Anti HBs tidak perlu mendapat Vaksinasi.

Selain itu, pencegahan yang sama juga harus dilakukan sebagaimana halnya dengan  pencegahan  AIDS.  Pola ABC,  ‘Abstinence’  bagi  yang belum menikah ’Be faithful’, dan ‘Condom’ dalam keadaan darurat juga diterapkan dalam pencegahan Hepatitis-B.

Ada beberapa jenis obat yang dapat digunakan untuk melumpuhkan virus Hepatitis-B  pada  stadium  awal  penyakit,  yang  hanya  bisa  didapat  dengan  resep dokter.

Bila sudah lanjut, yang lebih penting ialah memelihara sel-sel hati yang masih baik, agar dapat berfungsi normal. Makanan sehat membantu usaha tersebut.

Tuberculosis (TBC)

APAKAH TBC (TUBERCULOSIS) ITU ?
TBC (TUBERCULOSIS) merupakan penyakit menahun dan menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang ditularkan lewat dahak yang menyebar ke udara. TBC dapat menyerang setiap  orang. Namun, paling sering pada usia 15 – 35 tahun, khususnya yang bertubuh lemah, kurang gizi atau tinggal dengan penderita TBC.
TBC paling banyak menyerang paru-paru (saluran pernafasan). Namun kemudian TBC juga bisa menyerang alat tubuh yang lain. Pada anak TBC dapat menyebabkan peradangan pada selaput otak dan gangguan kulit.
TBC menjadi kian penting karena semula semua orang mengira penyakit ini sudah mulai menghilang dari Indonesia, ternyata akhir-akhir ini penderita TBC menjadi kian banyak. Para penderita AIDS di beberapa negara Asia ternyata meninggal karena TBC, akibat menurunnya daya tahan tubuh orang yang diserang AIDS tersebut.

BAGAIMANAKAH TANDA DAN GELAJA SESEORANG PENGIDAP TBC ?
Seseorang  pengidap TBC menunjukkan tanda dan gejala sbb :
•    Batuk lebih dari 4 minggu, walau telah minum obat biasa.
•    Batuk menahun dan berlendir, pada stadium lanjut berdarah.          
•    Panas ringan pada sore hari dan berkeringat malam pada hari.
•    Terasa nyeri pada dada dan punggung atas.
•    Menjadi kurus.
•    Kulit pucat.
•    Suara menjadi parau/ serak.
•    Dalam stadium lanjut berbagai infeksi dapat disebabkan karena kuman TBC,
      termasuk   infeksi kulit, selaput paru, otak, jantung dan berbagai organ tubuh  penting lain.

BAGAIMANAKAH CARA PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN TBC?

Cara pencegahan:
•      Vaksinasi BCG (Bacilus Calmette Guirin) bagi bayi sedini mungkin.
•      Makan makanan yang banyak mengandung protein dan vitamin.
•      Makan dan istirahat yang teratur.
•      Jaga kebersihan lingkungan.
•      Pemeriksaan kesehatan secara teratur
•      Menghindari berdekatan nafas dengan penderita TBC.

Cara pengobatan:
Sebenarnya   berbagai   obat    sudah   ditemukan   sebagai  obat  TBC yang manjur. Termasuk INH, streptomisin, etambutol, PAS dan ripamfisin. Masalahnya obat-obat tersebut harus diminum dalam jangka panjang secara terus-menerus tanpa berhenti. Ini  yang  biasanya  tidak  dilakukan  orang dengan benar.  Sehingga penyakit yang dideritanya tidak dapat sembuh dengan sempurna. Disamping itu,   makanan   yang  baik  dan  sehat ,  istirahat yang cukup membantu penyembuhan penyakit ini.

Pos ini dipublikasikan di MATERI. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s